Laporan Resmi KNPB Pusat : Penangkapan Atas 264 Orang Di Papua

Thursday, November 19, 2015
Posted by Admin
Tag :
Polisi Indonesia Menangkap Aktivis KNPB, Mahasiswa, Pelajar dan Masyarakat Sipil dan Memblokade Jalan di Prumnas III Waena. Jayapura Papua.

Knpbpusat
LAPORAN RESMI KNPB PUSAT
264 ORANG DI TANGKAP POLISI AKSI DALAM AKSI DEMO KNPB MENOLAK HARI ANEKSASI BANGSA PAPUA BARAT   1 MEI 2015

Kornologi Penagkapan Dan Pembubaran Paksa Oleh Polisis Tanggal 30-01 Mei 2015, di Papua  Dan data 264  korban yang berhasil di himpun oleh KNPB pusat
Akasi demo damai menolak hari aneksasi yang di mediasi oleh Komite Nasional Papua Barat KNPB di seluruh Tanah Papua Berakahir dengan penagkapan di berbagai daerah.Kepolisian Daerah Polda Papua menintruksikan ke seluruh kapolres di tanah Papua membubarkan paksa. berdasarkan intruksi polda Papua ada beberapa daerah Polisi membubarkan aksi demo secara Paksa. polisi juga menagkap sekitar 264 orang di beberapa wilayah antara lain.
1.      Manokwari        =217 orang
2.      Merauke           =15 orang
3.      Jayapura          = 30 orang 
4.      Kaimana          =2 orang
       Jumlah Total         =  2 64 ORANG

Daerah -daerah yang membuarkan demo KNPB adalah 
1. KNPB Wilayah Manokwari
2. KNPB wilayah Kaimana
3. KNPB wilayah Yahukimo 
4 .KNPB pusat di Jayapura

INILAH 12 ANGGOTA KNPB DITANGKAP POLISI DI MANOKWARI

Kepolisian Polres Manokwari menangkap 12 aktivis KNPB MANOKWARI. Penagkapan 12 aktivis KNPB Manokwari ini terjadi di lampu merah depan pasar manggeng manokwari pada hari kamis pukul 12 siang. Polisi sebelum melakukan penagkapan sebelumnya mengeluarkan tembakan sebanyak 4 kali. Mereka ditangkap saat membagikan selebaran untuk aksi demo damai tanggal 1 mei hari aneksasi. Berikut ini nama-nama anggota KNPB wilayah manokwari,yang ditangkap saat membagikan selebaran,dilampu merah sanggeng,setelah menembak 4 kali tembakan.

12 Aktivis KNPB  Yang Ditangkap di Manokwari 30 April 2015

No
Nama
Umur
status
01
Sarpas. Misikmbo

Jubir wilayah KNPB manukwar
02
Yoram. Magai.

Sekertaris II KNPB Mnukwar
03
Samuel. Mabel

Anggota KNPB
04
Yerius. Wenda

Anggota KNPB
05
Wainus. Karoba

Anggota KNPB
06
Joben. Kum -

Anggota KNPB
07
Alex. Tebay

Anggota KNPB
08
Stefanus. Owagai

Anggota KNPB
09
Keleopas. Bomai

Anggota KNPB
10
Jun. Murib
17 Tahun
Anggota KNPB /Pelajar SMK
11
. Ibe.magai
16 tahu
-anggota KNPB /Pelajar SMK
12
Demen. Dolame-

Anggota KNPB /Pelajar SMP
15 AKTIVIS KNPB DAN KETUA PRD DITAGKAP JAM 1 MALAM DI MERAUKE.
KNPB Merauke News. Malam ini pada hari jumat tanggal 1 Mei 2015, pada pukul 01.06 WPB, kepolisian dari Polres Merauke masuk ke sekertariat KNPB Merauke menangkap 16 orang aktivis KNPB Merauke, bersama Ketua Parlement Rakyat Daerah PRD Wilayah Merauke Ibu Panggresia Yeem. Mereka yang ditangkap jam 01 malam di Merauke adalah:

NO
Nama
UMur
Staus
01
IBU PANGGRESIA YEEM

KETUA PRD MERAUKE
02
GENTO EMERICUS DOP

KETUA KNPB MERAUKE
03
YOSEP MUYAN

ANGGOTA KNPB MERAUKE
04
. YOSEP IMBANOP,

KETUA PARLEMEN SUKU MUJU
05
ONGKATMIT,

KETUA KNPB SEKTOR
06
ZAKARIAS Y SRAUN

ANGGOTA KNPB
07
EMANUEL MATEMKO

ANGGOTA KNPB
08
YOHANES KAYOP

ANGGOTA KNPB
09
IBRAHIM DEWAP

ANGGOTA KNPB
10
. JAN OBAKAM

ANGGOTA KNPB
11
IKNASIUS WAMIN

ANGGOTA KNPB
12
ISAK SOSOCHOM

ANGGOTA KNPB
13
THOMAS PISAKAI

ANGGOTA KNPB
14
FRANSISKU PISAKAI

ANGGOTA KNPB
15
JULIANUS TABIET

ANGGOTA KNPB

AKSI DEMO KNPB TOLAK ANEKSASI BANGSA PAPUA KE DALAM NKRI 29 AKTIVIS DAN JUBUR KANPB BAZOKA LOGO DITANGKAP POLISI
Aksi demo damai Komite nasional Papua Barat (KNPB) menolak hari aneksasi bangsa Papua Barat ke dalam NKRI di 1963-2015,Polisi dari Kapolresta Kota Jayapura dan Brimob daro polda Papua memblokade dan Membubarkan masa aksi secara paksa oleh kopolisian rebuplik Indonesia. Pembubaran paksa dan penagkapan 30 aktivis KNPB ini terjadi pada hari ini jumat 1 Mei 2015, di depan gapura uncen perumnas 3 Waena.
Pada awalanya pada pukul 09.20 WPB masa aksi keluar dari sekertariat KNPB pusat Menuju perumnas 3 depan gapura uncen  jalan selama 30 menit, pada pukul 10.00 WPB masa aksi tiba di depan gapura Uncen masa aksi dihadang dan diblokade oleh Aprat Kepolisian dari Polresta Kota Jayapura  dibawah pimpinan AKBP KIKI KURNIA   dan Brimob Polda Papua.
Nama –nama yang ditangkap antara lain :
No
Nama

status
01
Bazoka logo

Jubir nasional   knpb pusat
02
Ogram wanimbo

Ktua diplomasi knpb pusat
03
Nopen asso

Anggota knpb pusat
04
Nita wenda

Anggota knpb pusat
05
Ibu paulina pakage

Anggota knpb pusat
06
Lascar matius sama

Plt jubir internasional
07
Mandenas sol

Anggota knpb pusat
08
Sam  lokon

Anggota knpb pusat
09
Hosea yeimo

Anggota knpb pusat
10
Musa boma

Mahasiswa
11
Isak togotly

Anak sekolah sma
12
Yoner  uaga

Ketua militan knpb timika
13
Otniel baligga

Anggota knpb
14
Teren sorabut

Ketua bem uncen bidang hukum dan ham
15
Natalis edoway

Anggota knpb
16
Yance  uaga

Anggota knpb
17
Kosmos  iyai

Anggota knpb
18
Tepanius tabuni

Anggota knpb
19
Natalis goo

Anggota knpb
20
Allo yeimo

Anggota knpb
21
Lember gwijangge

Anggota knpb
22
Ukum himon

Anggota knpb
23
Oto mabel

Anggota knpb
24
Yusup giban

Anggota knpb
25
Joni soll

Anggota knpb
26
Sony dogopia

Anggota knpb
27
Anton gobay

Anggota knpb
28
Soa mabel

Anggota knpb
29
Awel wetapo

Anggota knpb
30
Alidius kotoki

Anggota knpb

30 aktivis Papua merdeka yang ditangkap tersebut di masukan dalam mobil tahanan polresta lalu dikirim ke kota jayapura.
Dari pantauan kami kepolisian daerah polda Papua menurunkan aparat kepolisian dengan kekuatan Penuh, khusus di perumnas 3, aparat kepolisian dan Brimob  Polda Papua menurunkan kekuatan penuh, kepolisian menempatkan 5 Truk tahanan 4 mobil barakkuda, 6 mobil dalmas 2 mobil patroli,  3 mobil tahanan 1 truk mobil TNI, dan sekitar 3  ratuan personil kepolisia 2 personil anggota Brimob dengan persenjataan lengkap.
Sejak jam 10 polisi menagkap 30 aktivis masih di tahan. Sementara ini semua anggota yang ditankap nemor  hp mereka belum aktif, informasi yang kami terima melalui pesan pada pukul 14. 30  ada informasi beredar melalui sms, bahwa 30 orang ditagkap tidak di bawah ke polres namun di pos polisi skailand kampung buton, lalu 3 orang Jubir Nasional KNPB Bazooka Logo, Ogram Wanimbo dan yoner Uwaga dipisakan ke mobil lain kemudia di bawah ke polda Papua katanya.
Untuk diketahun bahwa aksi menolak hari Aneksasi tersebut dilaksanakan beberapa wilayah, antara lain; KNPB kaimana dibubarkan paksa, di Manokwari di bubarkan paksa dan 90 orang ditangkap, di Yahukimo dibubarkan paksa dan di jayapura membubarkan Paksa.


KNPB MANUKWARI 1 MEI 1963 AWAL  MUSIBAH BAGI MANUSIA DAN TANAH WEST PAPUA
205 Anggota dan Simpatisan KNPB Di tangkap di Manokwari dalam  Pembubaran Paksa  demo damai KNPB
Negara Republik Indonesia melayu merayakan hari intekrasi papua barat ke dalam naungan republic Indonesia. Tetapi rakyat Papua Barat menilai 1 Mei merupakan hari dimana pendudukan dan penjajahan Negara republic Indonesia diatas tanah Papua. Orang Papua Barat dianeksasikan atau dipaksakan bergabung dengan republik Indonesia melayu dibawah tekanan militer Indonesia atas kepentingan ekonomi untuk mengaruk kekayaan alam di Tanah Papua Barat.
Tepat tanggal 1 mei 2015, di manukwari.  3 organ besar WPNCL, NRFPB, PRD melakukan aksi yang dimediasi oleh KNPB (Komite Nasional Papua Barat). Tepat jam 6.00 pagi, aparat keamanan Indonesia Brimob datasemen C Manukwari sudah menempati titik kumpul masa aksi. Dengan kelengkapan lengkap dengan organik serta satu mobil barakuda.  Tepat jam 8.00 pagi, masa aksi berkumpul di jalan dengan mengunakan alat peraga aksi. Sebelum orasi-orasi tepat jam 08.10 tanpa negosiasi aparat brimob memukul masa aksi dengan tongkat serta sepatu laras, masa dipaksakan naik terek. Sebanyak 79 orang diangkut menuju mako Brimob. Tidak lama tepat jam 09.30 masa aksi dengan jumlah yang banyak disrtai arak-arakan budaya Papua berkumpul di jalan utama tepat depan Universitas Negeri Papua (UNIPA).

Masa melanjutkan perjalanan menuju kantor Dewan Adat tempat titik sasaran. Ditengah jalan depan polres Amban, masa dihadang oleh aparat Brimob dan dipaksakan naik trek. Masa aksi tidak menginginkan keributan yang berdampak bentrok sehingga menuruti kemauan Brimob. Dalam kesaksian masa aksi, mereka sempat dipukul dan ditendang dengan sepatu laras. Masa diangkut dengan mengunakan 5 terek, 1 bus, dan satu mobil blakang kosong. Masa aksi diangkut gelombang ke dua dengan jumlah 126 orang (data terlampir) menuju mako Brimob. Sesuai kesaksian masa aksi, setibanya di mako brimob mereka dipukul dengan kayu dan ditendang dengan sepatu laras.

Masa aksi dengan jumlah 205 orang  disuruh duduk di lapangan terbuka dibawa terik matahari. Ditengah-tengah masa aksi terdapat seorang anak kecil dibawah umur 8 tahun. Anak tersebut berkata “saya ikut demo karena besok saya mau seperti saya punya kaka-kaka”. Diantara masa aksi ada 4 orang yang dipisahkan karena membawa kartafel dan pisau. Mereka langsung digiring ke Polres Manukwari.  Jam 12.00, polres manokwari memberikan arahan bahwa “saya tahu apa yang ada di lubuk hati kalian”. Sore jam 3.00 kapolda propinsi Papua barat turun dari sorong langsung menuju mako brimob. Beliau memberikan pencerahan mengenai pasar bebas dan persaingan dunia kerja.

Tepat jam 17.00 masa aksi diangkut dan dipulangkan menuju Kelurahan Amban. 4 orang yang dipisahkan dari brimob karena alasan alat tajam, 3 orang sudah dikeluarkan dan 1 orang masih ditahan di polres Manokwari karena alasan membawa pisau atas nama Domingus Babika Mahasiswa UNIPA. Masa aksi yang dipulangkan semua berkumpul di secretariat KNPB ibadah bersama dan evaluasi. Ketua KNPB Alex Nekenam mengatakan “secara politik kita menang dangen sukses mempersatukan rakyat. Kita juga meyakinkan dunia internasional dan Negara-negara pendukung terutama MSG bahwa rakyat papua menghendaki penentuan nasib sendiri. Kami juga mendukung ULMWP sebagai lembaga representasi rakyat West Papua di MSG”. stelah itu masa aksi bubar ketempat tingal masing-masing.

Daftar Nama-Nama Penangkapan  Dalam Aksi Damai KNPB 1 Mei 2015  Sebagai Berikut :

No
Nama
Umur
Status
1
Edy M.  Kogoya
25  Tahun
Hahasiswa
2
Bronal G. Deikme
21  Tahun
Mahasiswa
3
Robet Y. Yelemaken
17  Tahun
Pelajar
4
Anawelek Y. Kepno
23  Tahun
mahasiswa
5
Charles Deikme
22  Tahun
Mahasiswa
6
Defusen Pahala
22  Tahun
mahasiswa
7
Sonnya A. Yokim
20  Tahun
mahaisswi
8
Otofi Aneon
29  Tahun
Mahasiwa
9
Mindal Heluka
22  Tahun
Mahasiswa
10
Maklon Poknianggen
19  Tahun
Mahasiswa
11
Hironimus Alua
21  Tahun
mahasiswa
12
Minus Yikwa
19  Tahun
Mahasiswa
13
Yunius Y. Baminggen
21  Tahun
Mahasiswa
14
Alosius N. Douw
22  Tahun
Mahasiswa
15
Pilatus Wilil
21  Tahun
mahasiswa
16
Elius Hilungka
20  Tahun
mahasiswa
17
 Neles Tabuni
18  Tahun
Mahasiswa
18
Yan Elopere
19  Tahun
Mahasiswa
19
Sem Asso
19  Tahun
Mahasiswa
20
Yanas Asso
20  Tahun
Mahasiswa
21
Yoel Miagoni
18  Tahun
Mahasiswa
22
Elpinus Gombo
19  Tahun
Mahasiswa
23
Nestron A. Wonda
24  Tahun
Mahasiswa
24
Dance Kogoya
23 Tahun
Mahasiswa
25
Dewon Pangkawak
18  Tahun
Mahasiswa
26
Sepianus Hitlay
17  Tahun
Mahasiswa
27
Yohanes Nawipa
25  Tahun
Mahasiswa
28
Aminus Tabuni
20  Tahun
Mhasiswa
29
Aloysius Entama
23  Tahun
Mahasiswa
30
Hiskia Jembise
25  Tahun
Masyarakat
31
Fredi Tagi
21  Tahun
Mahasiswa
32
Lewi Miagoni
15   Tahun
Pelajar
33
Enos Sam
23  Tahun
Mahasiswa
34
Juliana Logo
22  Tahun
Mahasiswi
35
Yuvensius Hitlay
23  Tahun
Mahasiswa
36
Lepianus Hilapok
24  Tahun
Mahasiswa
37
Martinus Goo
18  Tahun
Mahasiswa
38
Natalis Yanengga
23  Tahun
Mahasiswa
39
Tenias Wantik
24  Tahun
Mahasiswa
40
Petrus Yatipai
21  Tahun
Mahasiswa
41
Marinus Badi
18  Tahun
Mahasiswa
42
Uten Balingga
21  Tahun
Mahasiswa
43
Demianus Badii
18  Tahun
Mahasiswa
44
Jelky Tabuni
20  Tahun
Mahasiswa
45
Daniel Matuan
22  Tahun
Mahasiswa
46
Ebius Narek
20  Tahun
Mahasiswa
47
Almius Nahabial
20  Tahun
Mahasiswa
48
Andisten Bouya
20  Tahun
Mahasiswa
49
Alex  Gombo
23  Tahun
Mahasiswa
50
Naus Elopere
22  Tahun
Mahasiswa
51
Yannas  Asso
21  Tahun
Mahasiswa
52
Sem Asso
22  Tahun
Mahasiswa
53
Yani Elopere
21  Tahun
Mahasiswa
54
Yemuel Giban
25  Tahun
Mahasiswa
55
Obeth Bopoli
18  Tahun
pelajar
56
Maikel Yikwa
17  Tahun
Mahasiswa
57
Pilanus Yikwa
18  Tahun
Mahasiswa
58
Anis Yikwa
19  Tahun
Mahasiswa
59
Tarias Wenda
22  Tahun
Mahasiswa
60
Blori Yikwa
19  Tahun
Mahasiswa
61
Nikius Wenda
19  Tahun
Mahasiswa
62
Niko Wanimbo
21  Tahun
Mahasiswa
63
Ruben W Sunyap
21  Tahun
Mahasiswa
64
Yunias  Soll
22  Tahun
Mahasiswa
65
Ropis Wanimbo
20  Tahun
Mahasiswa
66
Milka Jemoje
19  Tahun
Mahasiswa
67
Simalo Tabuni
19  Tahun
Mahasiswa
68
Natalis  U  Ukago
22  Tahun
Ketua IMPT  (mahasiswa)
69
Periana  Mayau
20  Tahun
Ibu rumah tanga
70
Nopinus  Humawak
22   Tahun
Mahasiswa
71
Jemi  Murib
23  Tahun
Mahasiswa
72
Marten  Murib
23  Tahun
Mahasiswa
73
Tina Murib
23  Tahun
Mahasiswa
74
Yuventus  Ukago
22  Tahun
Ketua korwil deiya( mahasiswa)
75
Utianus  Holago
24 Tahun
Mahasiswa
76
Beleam   Iksomon
22 Tahun
Mahasiswa
77
Sebertul  Kabak
28 Tahun
Mahasiswa
78
Silas   Silak
23  Tahun
Mahasiswa
79
Atiel Sobalim
27  Tahun
Mahasiswa
80
Yames Himan
23  Tahun
Mahasiswa
81
Pelepi Amohoso
21  Tahun
Mahasiswa
82
Wamak Pahabol
23  Tahun
Mahasiswa
83
Akulian Gobai
23  Tahun
Mahasiswa
84
Ogia S. Uaga
25  Tahun
Anggota KNPB ( KORLAP)
85
Nius Inggibal
19  Tahun
Pelajar
86
Demianus Pekei
21  Tahun
Mahasiswa
87
Yemira Kogoya
21  Tahun
Mahasiswa
88
Eva M. Gombo
22  Tahun
Mahasiswa
89
Marten Agapa
23  Tahun
Mahasiswa
90
Yanuarius Agapa
29  Tahun
Mahasiswa
91
Gilru Atani
22  Tahun
Mahasiswa
92
Perius Kulua
23  Tahun
Mahasiswa
93
Jairus Zongonau
20  Tahun
Mahasiswa
94
Yunan  Pekei
19  Tahun
Mahasiswa
95
Keni  Goo
22  Tahun
Mahasiswa
96
Feliks  F. Pekei
19  Tahun
Mahasiswa
97
Yemi  Pekei
21  Tahun
Mahasiswa
98
Petrus  Boby
20  Tahun
Mahasiswa
99
Maikel A. Aliknoe
18  Tahun
Mahasiswa
100
Dengko   Kogoya
21  Tahun
Mahasiswa
101
Kris Tabuni
23  Tahun
Mahasiswa
102
Demius  Aud
24  Tahun
Mahasiswa
103
Thonsont  Pinimet
24  Tahun
Mahasiswa
104
Marten Agapa
24  Tahun
Mahasiswa
105
Landi  R. Lagoan
17   Tahun
Pelajar
106
Umki  O. Magai
24  Tahun
Mahasiswa
107
Ekes Wakerwar
18  Tahun
Mahasiswa
108
Kena  Walela
23  Tahun
Mahasiswi
109
Adrike Agapa
24  Tahun
Mahasiswa
110
Anius  Ukago
29  Tahun
Mahasiswa
111
Justinus Agapa
18  Tahun
Mahasiswa
112
Aperanus Kiwak
21  Tahun
Mahasiswa
113
Rafael  Natkime
 29  Tahun
Sekjen PRD  Manukwari
114
Marten Agapa
23  Tahun
Mahasiswa
115
Agustinus Bogan
23  Tahun
Mahasiswa
116
Yanuarius Kimko
27  Tahun
Mahasiswa
117
Arto Kogoya
20  Tahun
Mahasiswa
118
Meki Wilik
18  Tahun
Mahasiswa
119
Abola Kogoya
24  Tahun
Mahasiswa
120
Neriua Alia
24  Tahun
Mahasiswa
121
Maria Kemong
22 Tahun
Mahasiswi
122
Akim Murib
21 Tahun
Mahasiswa
123
Ina Pekey
19 Tahun
Anggota KNPB
124
Yatinus Tabuni
19 Tahun
Mahasiswa
125
Mandinus Jikwa
22 Tahun
Mahasiswa
126
Sefnad Uamang
21 Tahun
Mahasiswa
127
Silas silak
23 Tahun
Mahasiswa
128
Mothinas Jalak
20 Tahun
Mahasiswa
129
Nilis sama
17 Tahun
Pelajar
130
Wamak Pahabol
21 Tahun
Mahasiswa
131
Kales Maling
19 Tahun
Mahasiswa
132
Pemes Maling
19 Tahun
Mahasiswa
133
Marten jikwa
18 Tahun
Pelajar
134
Yulince You
20 Tahun
Mahasiswa
135
Oropina Mabel
22 Tahun
Mahasiswa
136
Obed Kabak
23 Tahun
Mahasiswa
137
Udim Wandik
19 Tahun
Mahasiswa
138
Sebeltul Labak
25 Tahun
Masyarakat Sipil
139
Abel Wandikbo
22 Tahun
Mahasiswa
140
Denni G Taran
22 Tahun
Mahasiswa
141
Lameck Lelo
21 Tahun
Mahasiswa
142
Abraham Marian
24 Tahun
Mahasiswa
143
Elias Marian
19 Tahun
Mahasiswa
144
Hendrikus Marian
21 Tahun
Mahasiswa
145
Elius Hiluka
19 Tahun
Mahasiswa
146
Albert Wabia
25 Tahun
Mahasiswa
147
Waimin Kogoya
19 Tahun
Mahasiswa
148
Reyner  Surbay
20 Tahun
Mahasiswa
149
Yopi  Agapa
16 Tahun
Pelajar
150
Titus Pekei
23 Tahun
Mahasiswa
151
Anius Ukago
26 Tahun
Masyarakat Sipil
152
David Pekei
21 Tahun
Mahasiswa
153
Titus Peyon
20 Tahun
mahasiswa
154
Welius Alua
24 Tahun
Mahasiswa
155
Deserius Tebai
22 Tahun
Mahasiswa
156
Mius Pagawak
19 Tahun
Mahasiswa
157
Enos E Goo
22 Tahun
Mahasiswa
158
Elisa Selak
24 Tahun
Mahasiswa
159
Yonis B Gombo
21 Tahun
Mahasiswa
160
Engelbertus Beanal
23 Tahun
Mahasiswa
161
Boy Dengko Kogoya
19 Tahun
Mahasiswa
162
SimaloTabuni
19 Tahun
Mahasiswa
163
Lius Wandik
20 Tahun
Mahasiswa
164
Othen Gombo
22 Tahun
Anggota KNPB
165
Mantadi Yogi
22 Tahun
Mahasiswa
166
Agustina W
21 Tahun
Mahasiswa
167
Lidia Wenda
22 Tahun
Mahasiswa
168
Yanius Ondow
21 Tahun
Mahasiswa
169
Abe Komba
21 Tahun
Mahasiswa
170
Yekison Wanimbo
19 Tahun
Mahasiswa
171
Yotinus Wandagau
21 Tahun
Mahasiswa
172
Yekison Murib
20 Tahun
Mahasiswa
173
Maria Kemong
22 Tahun
Mahasiswa
174
Hakim Murib
21 Tahun
Mahasiswa
175
Yohanes Aliknoe
20 Tahun
Mahasiswa
176
SueI lintamo
19 Tahun
Mahasiswa
177
EllyTabuni
22 Tahun
mahasiswa
178
Abraham Togodly
21 Tahun
Mahasiswa
179
Mince Mabel
18 Tahun
Mahasiswa
180
Dina Huby
22 Tahun
Mahasiswa
181
Yamina Babingga
25 Tahun
Mahasiswa
182
Novita Logo
22 Tahun
Mahasiswa
183
Ester Kossay
22 Tahun
Mahasiswa
184
Lusia Huby
22 Tahun
Mahasiswa
185
Hermanus Kosay
20 Tahun
Mahasiswa
186
Marten Goo
19 Tahun
Mahasiswa
187
Markus Beanal
24 Tahun
Mahasiswa
188
Agusto Huby
23 Tahun
Mahasiswa
189
Ilda Bagau
8 Tahun
SD (sekolah Dasar)
190
Choda Gomba
24 Tahun
Mahasiswa
191
Aman Wantik
27 Tahun
Mahasiswa
192
Yustus Murmana
23 Tahun
Mahasiswa
193
Imanuel Jafata
24 Tahun
Mahasiswa
194
Rein
23 Tahun
pelajar
195
Marselus Wenfete
25 Tahun
Mahasiswa
196
23 Tahun
Masyarakat Sipil
197
Onny Weya
20 Tahun
Mahasiswa
198
Prance Kogoya
21 Tahun
Mahasiswa
199
Mey Jingga
21 Tahun
Mahasiswa
200
Melius M Gombo
27 Tahun
angota KNPB
201
Marinus Gombo
46 Tahun
Toko masyarakat
202
Ivensius Alua
24 Tahun
Mahasiswa
203
Tommy Kogoya
23 Tahun
Anggota KNPB
204
205

Sebagian masa aksi tidak terdata karena tidak hadir di secretariat KNPB Manukwari pada saat pendataan. Hal ini disebabkan karena sebagian masa aksi sakit sebab dianiaya oleh Brimob dan kena terik matahari sehingga memilih langsung pulang ke rumah setelah dibebaskan dari Mako Brimob. Ada yang memilih langsung ke rumah sakit berobat. Sehingga diperkirakan masa aksi yang tidak terdata sebanyak kurang lebih 20 orang. 1 orang masi dalam tahanan polres Manokwari atas nama Domingus Babika.

PENAGKAPAN SECARA KESELURUHAN

1.      Manokwari        =217 orang
2.      Merauke          =15 orang
3.      Jayapura          = 30 orang 
4.      Kaimana          =2 orang
5.      Jumlah Total    =  2 64 ORANG
MIMBAR BEBAS MEMPERINGATI 1 MEI HARI ANEKSASI PAPUA BARAT DI BUBARKAN TNI/POLRI

KNPBNews Kaimana 01 Mei 2015: Memperingati hari Aneksasi Papua Barat ke dalam Negara Republik Indonesia, KNPB Kaimana menggelar Mimbar Bebas dengan Thema ANEKSASI atau INTEGRASI. Kegiatan yang di rencanakan mulai pada Pukul 10.00 WPB itu tidak sempat digelar karena Kepolisian Resor Kaimana di bawah Komando Drs. Inyoman Sugiarta Kapolres Kaimana bersama Puluhan TNI/Polri menekan dan memaksa Pengurus KNPB dan PRD Kaimana untuk menghimbau rakyat meninggalkan tempat kegiatan. “Kegiatan ini tidak saya Ijinkan untuk itu bapak silahkan tinggalkan tempat kegiatan ” tutur Kapolres. Sambil menunggu penangungjawab Politik, Kapolres Berusaha meminta ketua KNPB dan anggota PRD lainnya yang di tuakan untuk menyuruh rakyat meninggalkan tempat, namun ketua KNPB menegaskan bahwa KNPB adalah Eksekutor atau pelaksana kegiatan, untuk itu kita tunggu penanggung jawab Politik. “Kami hanya melaksanakan kegiatan ini, untuk itu kalau bapak ingin membubarkan kegiatan ini, bapak harus berbicaara dengan penganggungjawab politik PRD Kaimana ” ungkap ruben Furay Ketua KNPB Kaimana.

Pada proses pembubaran itu, TNI/Polri Bersenjata lengkap melakukan pengrusakan terhadap sekretariat KNPB & PRD Kaimana. Polisi sempat melakukan Pembakaran terhadap sekretariat namun rakyat memadamkan api. Lebih lanjut, dengan memaksa rakyat Meninggalkan tempat kegiatan Polisi Menyita Satu Buah Wireless dengan maick yang hendak di pakai untuk pelaksanaan kegiatan. Polisi juga sempat mengeluarkan beberapa tembakan untuk menakuti rakyat namun Rakyat tidak menanggapi. “mereka pun Membongkar  sekretariat ini, kalau tidak mereka akan kembali duduk ramai-ramai disini” ungkap seorang anggota Polri saat memaksa rakyat meninggalkan tempat kegiatan. Melihat sikap brutal yang dilakukan oleh TNI/Polri, wakil ketua dua PRD Kaimana meminta waktu untuk berdoa sebelum rakyat meninggalkan tempat. Sebelum melakukan meninggalkan tempat kegiatan, Kapolres meminta Pimpinan Parlmen dan KNPB menghadap ke kantor polisi untuk membuat pernyataan, namun ketua komisi politik Bapak Agus Tumana membantah permintaan kapolres.”Kami tidak bisa membuat pernyataan pa, lebih baik bapak tembak saja kami dari pada bapak memaksa kami membuat pernytaan” tegas Ketua komisi Politik Agus Tumana kepada kapolres.

Setelah meninggalkan tempat, kepolisian resor kaimana menangkap ketua KNPB Kaimana Ruben Furay dan Sepi Surbay anggota KNPB. Kepolsian resor Kaimana mengambil sikap seperti ingin melakukan penculikan karena memanfaatkan situasi dimana Pimpinan Politik PRD Kaimana telah meninggalkan tempat. Sampai sore ini, ketua KNPB Kaimana bersama satu anggota KNPB belum dibebaskan.
Dua orang yang ditangkap di kaimana adalah :
1.      Ruben Furay Ketua KNPB Kaimana
2.      Sepi Surabay Anggota KNPB Kaimana

KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT KNPB WILAYAH SORONG RAYA MEMPERINGATI HARI ANEKSASI 1 MEI 2015

KNPB News. Komite Nasional Papua Barat KNPB. Wilayah sorong raya bersama Parlemen Rakyat Daerah PRD memberingati hari aneksasi West Papua Masuk kedalam penjajahan bingkai Indonesia yang  Ke 55 Tahun, 1963-2015.
Hari ini 1 Mei 2015. Komite Nasional Papua Barat KNPB. Wilayah sorong raya bersama Parlemen Rakyat Daerah PRD melakukan Ibadah bersama memberingati hari aneksasi papua masuk kedalam bingkai NKRI tanpa sepengetahuan rakyat west Papua pada tahun 1963 sampai 2015. Maka KNPB wilayah Sorong raya melakukan satu pernyataan sikap:
Berhubungan dengan hari aneksasi 1 mei 2015, memulai dengan ibadah pada pukul 12.00 wpb, yang dipimpin oleh Pdt, Pinus Heluka, dan tempat ibadahnya di sekretariat KNPB Wilayah sorong raya. Temah ibadah memberingati hari aneksasi adalah : “ Aman Aman Dalam Perlindungan” Mazmur 27 dan selanjutnya.


KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB) WILAYA ASMAT.

Jumat 01 Mei 2015, KNPB Asmat memperingati hari Aneksasi pada 1 mei 1963 - 1mei 2015 di sekertariat KNPB Asmat, dalam bentuk doa bersama dan membacakan stekmen politik yang di percayakan oleh tiga Dewan Komite (DK), WPNCL, PNWP, NRFPB. Stekmen politik di bacakan oleh Komite nasional papua barat, yang di percayakan untuk memediasi Rakyat Bangsa Papua Barat, di Aksi 1 mei 2015.
Dalam sikap Ibadah singkat, Pdt menyampaikan isi Firman Tuhan, kepada masa dukungan, bahwa kita sudah bersatu dan kita harus kampanyekan Agenda-agenda yang disampaikan oleh, Unitea Liberation Movemen for West Papua (ULMWP), salah satu agenda yang diseruhkan adalah, Agenda Self Determination (Hak penentuan nasib sendiri) bagi rakyat papua barat. Ujar Pendeta.
Setelah ibadah singat, wakyu selanjutnya diberikan kepada Badan Pengurus komite, untuk dapat membacakan stekmen politik 1 mei 1963.
1. Wilaya papua barat bukan bagian dari NKRI.
2. Mendesak PBB, segera kembalikan atministrasi kepada rakyat papua barat, yg di serahkan oleh UNITEA kepada negara penjajahan Indonesia secara sepihak dan demi kepentingan Dunia.
3. Mendesak pemerintah indonesia segera membuka ruang demokrasi kepada rakyat papua barat.
4.PBB segera tinjau kembali hasil perjanjian New Your Agremeent 1 mei 1963.
5. Komite mendukung secara penuh Agenda-Agenda ULNWP.
Demikian sikap politik kami (KNPB).

AKSI DEMO KNPB DI YAHUKIMO DIBUBARKAN PAKSA OLEH APARAT KEPOLISIAN.

Kepolisian Polres Yahukimo membubarkan aksi demo damai KNPB Wilayah Yahukimo. Aksi demo menolak Aneksasi Bangsa Papua ke dalam NKRI itu dibubarkan paksa dengan alasan polisi tidak memeberikan surat Izjin kepada KNPB .
Polisi membubarkan aksi di Yahukimo terjadi pada pukul 10.35 WPB di jalan gunug, masa akasi sedang berkumpul melakukan orasi. Pembubaran aksi demo di Yahukimo tidak ada penagkapan.
Akasi penolakan Aneksasi Bangsa Papua Barat di Timika berjalan aman dan tertib di halaman Kantor PRD dan KNPB wilayah Timika.
Aksi yang sama di FakFak berjalan aman dan lancar, sesuai dengan laporan yang Kami terima dari PRD dan KNPB Fakfak, Sebelum hari Juamat tanggal 1 mei 2015, di fafak  aparat kepolisian dan TNI melakukan konvoi pada tanggal 30 april dengan membawa bendera merah putih namun KNPB tetap lakukan kegiatang 1 mei dalam bentuk Ibadah


PENAGKAPAN SECARA KESELURUHAN

6.      Manokwari      =217 orang
7.      Merauke          =15 orang
8.      Jayapura          = 30 orang 
9.      Kaimana          =2 orang
10.  Jumlah Total    =  2 64 ORANG
Dari Semua penagkapan yang terjadi tanggal 1 Mei 2015 tersebuat ada 2 orang masih ditahan sampai saat, satu orang anggota KNPB wilayah Manokwari saat Ini di Polres Manokwari, mereka menaha anggota KNPB manokwari tersebut  ditudu membawa sebuah pisok sanggur sedangkan yang satunya adalah anggota KNPB Wilayah Kaimana.
Kemudia dari 30 arang yang ditangkap di Jayapura  3 orang wajib lapor, sampai saat ini alasan wajib lapor kepada anggota KNPB tersebut belum jelas. Yang menjadi pertanyaan adalah pihak kepolisiaan Polres Kota jajapura mengatakan 3 orang tersebut wajib lapor setiap hari, sesuai dengan aturan yang berlaku seharusnya wajib lapor kecuali ada kasus yang memberatkan. Wajib lapor bukan tiap hari namun dalam satu minggu satu kali, tetapi wajib lapor terhadap 3 orang ini diperlakukan tiap hari pagi jam 9 harus lapor ke polresta.
Mereka yang masih ditahan masing :
1.      DOMINIKUS PABIKA, ANGGOTA KNPB MANOKWARI
2.      SEPI SURABAY ANGGOTA KNPB KAIMANA

Tiga orang yang wajib lapor adalah :
1.      BAZOKA LOGO JUBIR NASIONAL KNPB PUSAT
2.      YAHUDI UWAGA KETUA KOMISARIAAT MILITAN KNPB TIMIKA
3.      CHOBABE WANIMBO, KETUA KOMISARIAT DIPLOMASI KNPB PUSAT

               SIKAP RAKYAT WEST PAPUA MEMBERINGATI 1 MEI 2015

Dalam memberingati hari aneksasi west papua kedalam penjajahan indonesia ke 55 1 mei 2014 rakyat west papua mendesak indonesia dan dunia internasiona agar menghentikan penjajahan indonesia dan segera memediasi rakyat west papua untuk menentukan nasipnya sendiri melalui refrendum yang damai, demograsi, dan final.
Dalam upaya mencapai hak penentuan nasip sendiri rakyat west papua memberi kewenangan penuh kepada padan unifikasi yaitu unitet liberation movement for west papua (ULMWP) untuk mewakili mewakili menjadi anggota penuh dalam melanesian spearhead Groups MSG, oleh sebab itu kami mengangkap upaya dari kelompok lain yang berupaya menjadi anggota MSG adalah ilegal dan tidak mewaliki rakyat west papua.
Segala dan sifat kolonial indonesia untuk menghalangi perjuangan pembebasan bangsa west papua merupakan bagian dari memperkokoh pendudukan kolonial indonesia dan sebagai wujud dari praktek Neo kolonialisme yang sedang berlangsung diatas tanah papua. Karena itu, kami mendesak pemimpin pemimpin di Negara-negara Melanesia untuk tidak terjebak dalam rayuan Negara indonesia yang sedang menindas bangsa melanesia di west papua.
Rakyat west papua menolak setiap tawaran kebijakan pembangunan Indonesia di west papua yang penuh dengan rekayasa. Bahwa tidak akan pernah ada keberhasilan pembangunan indonesia di west papua selama hak penentuan hasib sendiri belum terlaksana. Sebab rakyat west papua memiliki konsep ideologi pembangunan sendiri dalam prspektif west papua –Melanesia.oleh sebab itu rakyat west papua mendesak pemerintah Joko Widodo untuk menghentikan kebijakan kolonialisme dan kapitalisme di teritori west papua.
Rakyat west papua juga mendesak aparat kolonial indonesia untuk menghentikan upaya kiriminalisasi gerakan damai rakyat west papuamemintah ruang demokrasi yang damai dan mendesak pemerintah indonesia untuk tidak mengunakan cara-cara militeristik dalam penyelesaian konflik politik teritori west papua. Hentikan penangkapan, pembunuhan,penyiksaan terhadap rakyat dan aktifis damai, dan segerah pertangungjawab atas kasus-kasus pembunuhan rakyat sipil west papua.
Demikian sikap rakyat west papua dalam memperingati 55 tahun aneksasi west papua dalam kolonial indonesia.
Badan Pengurus Pusat
Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB)



                                                 Victor  F. Yeimo                                             Ones Suhuniap
Ketua Umum                                                   Sekertaris Umu
Tembusan  :
1.      PNWP
2.      ULMWP
3.      Sekretariat IPWP
4.      Sekretariat ILWP
5.      Sekretariat FWC
6.      Arsip

Welcome to KNPB Konsulat-Central Indonesian

West Papua

West Papua

West Papua

West Papua

Translate Here

Popular Post

Blogger templates

- Copyright @2015 © KNPB KONSULAT INDONESIA TENGAH -KNPB Konsulat- Powered by Blogger - Designed by Suara Pasema For West Papua(Lokon) -